Leave Your Message

Peralatan pengolahan limbah makanan pintar milik Universitas Teknologi Nanyang telah tiba di Hong Kong, menciptakan model baru untuk transformasi rendah karbon perkotaan!

Tanggal 5 Agustus 2025

Berlokasi di Pangkalan Pendidikan Lingkungan Hongyi di Sheung Shui, Wilayah Baru, Hong Kong, ini merupakan proyek percontohan strategis pertama dari kolaborasi antara Hangzhou Nanda Environmental Technology Co., Ltd. dan Yayasan Pengembangan Pendidikan Lingkungan Hongyi. Proyek ini mengolah rata-rata 200 kg sampah makanan setiap hari. Dengan menggunakan model "teknologi + pendidikan" yang digerakkan oleh dua faktor, proyek ini membantu Hong Kong membangun sistem "lingkaran tertutup berbasis komunitas". Pengelolaan sampah sistem" dan menyediakan model praktis untuk transformasi rendah karbon perkotaan.Gambar WeChat_20250617134414


Fitur Proyek: Dari Inovasi Teknologi hingga Estetika Perkotaan

1. Desain lokal: tubuh abu-abu ungu memimpin mode perlindungan lingkungan

Menanggapi ruang perkotaan Hong Kong yang padat dan tingginya tingkat keterlibatan masyarakat, Nan Da Environmental Protection menyesuaikan dan mengembangkan perangkat pengolahan limbah makanan pintar. Dihiasi dengan warna ungu khas Hong Kong. Daur Ulang Sampah Makanan Dengan skema warna yang sama, perangkat ini memiliki desain modular dan antarmuka sentuh yang cerdas. Dengan luas hanya 3 meter persegi, perangkat ini terintegrasi dengan mulus ke dalam komunitas, sekolah, dan lingkungan lainnya. Pengoperasiannya yang senyap menjadikannya contoh utama infrastruktur lingkungan yang "tak terlihat".

2. Terobosan teknologi: degradasi suhu ruangan terhubung dengan produksi pupuk satu klik

Proyek ini memanfaatkan proses biohidrolisis aerobik suhu ruangan yang dikembangkan secara independen oleh Nanda Environmental, yang tidak memerlukan pemanasan eksternal. Setelah 8-24 jam, Sampah Makanan terdegradasi hingga tingkat reduksi lebih dari 90%, dengan tingkat residu kurang dari 10%. "Generator pupuk sekali sentuh" ​​juga disertakan, yang mengubah air limbah menjadi larutan nutrisi yang memenuhi standar Pusat Sumber Daya Organik Hong Kong untuk pupuk cair. Larutan nutrisi ini dapat digunakan langsung untuk lansekap komunitas atau didistribusikan oleh warga, sehingga mencapai "daur ulang di dalam gedung".

3. Efektivitas pengurangan karbon: data memperindah buku besar hijau

Diperkirakan satu perangkat dapat mengolah 73 ton sampah dapur per tahun, yang secara signifikan dapat mengurangi emisi karbon dari pengangkutan sampah sekunder. Pupuk cair yang dihasilkan dapat menggantikan pupuk kimia, sehingga dapat mencapai pengurangan karbon tambahan dan setara dengan menanam ratusan pohon hijau.

Gambar WeChat_20250805101828.jpg

Nilai Sosial: Dari Pendidikan Lingkungan Hidup hingga Pemberdayaan Masyarakat

Sebagai pembawa inti dari "Program Percontohan Daur Ulang Sampah Dapur" dari Dana Pengembangan Pendidikan Lingkungan Hony, proyek ini sangat mengintegrasikan fungsi pendidikan:

Tur Interaktif
Layar sentuh digital dan kabin transparan memperlihatkan proses degradasi limbah secara langsung, membuat proses "mengubah limbah menjadi harta karun" menjadi nyata.

Lokakarya Warga
Lokakarya rutin "Mengolah Sampah Dapur Menjadi Tanaman Hijau" diadakan di mana warga dapat membawa kulit buah dan daun sayur mereka sendiri untuk merasakan langsung produksi pupuk di tempat dan memperoleh tanaman hijau.

"Ini bukan hanya perangkat pemrosesan, tetapi juga 'pusat hijau' yang memicu perubahan perilaku," kata kepala Dana Pengembangan Pendidikan Lingkungan Hongyi.

Gambar WeChat_20250805101834.jpg

Tata letak internasional: dari Hong Kong hingga ekologi perkotaan global

"Proyek ini memvalidasi kelayakan 'solusi pembuangan sampah komunitas perkotaan berdensitas tinggi'," ujar pemimpin proyek di Nanda Environmental Protection. Limbah makanan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan titik awal ekonomi sirkular. Ke depannya, Nanda Environmental Protection akan terus memperdalam strategi "standardisasi teknis + kustomisasi skenario", bekerja sama dengan mitra global untuk membangun ekosistem perkotaan rendah karbon dan membantu setiap kota mewujudkan potensi pemulihan dirinya.