Leave Your Message

Peralatan pengolah limbah dapur pintar dari Nanda Environmental Protection telah hadir di Hong Kong! Ciptakan templat baru untuk transformasi rendah karbon perkotaan!

Tanggal 17 Juni 2025

Berlokasi di Pangkalan Pendidikan Lingkungan Hongyi di Wilayah Baru Hong Kong, proyek percontohan strategis pertama hasil kerja sama antara Hangzhou Nanda Environmental Technology Co., Ltd. dan Dana Pengembangan Pendidikan Lingkungan Hongyi di Hong Kong ini merupakan proyek percontohan strategis pertama. Proyek ini mengolah rata-rata 200 kg sampah dapur per hari, menggunakan model penggerak ganda "teknologi+pendidikan" untuk membantu Hong Kong membangun sistem "komunitas sampah loop tertutup" dan menyediakan contoh praktis untuk transformasi rendah karbon perkotaan.

Gambar WeChat_20250617134414.jpg

Fitur Proyek: Dari Inovasi Teknologi hingga Estetika Perkotaan

Desain Lokal: Tubuh Abu-abu Ungu Memimpin Mode Ramah Lingkungan
Menanggapi ruang perkotaan yang padat dan tingginya partisipasi masyarakat di Hong Kong, Nanda Environmental Protection telah menyesuaikan dan mengembangkan peralatan pengolahan limbah dapur pintar. Bodinya dihiasi dengan warna ungu ikonik Hong Kong. Daur Ulang Sampah DapurDikombinasikan dengan struktur modular dan antarmuka sentuh cerdas, perangkat ini hanya menempati lahan seluas 3 meter persegi dan dapat terintegrasi dengan mulus ke dalam komunitas, sekolah, dan lingkungan lainnya. Peralatan ini beroperasi dengan tingkat kebisingan rendah, menjadikannya model infrastruktur lingkungan yang "tak terlihat".

Terobosan teknologi: degradasi suhu ruangan terkait dengan produksi pupuk satu klik
Proyek ini mengadopsi proses hidrolisis biologis aerobik suhu ruangan yang dikembangkan secara independen oleh Nanda Environmental Protection, yang tidak memerlukan pemanasan eksternal. Tingkat reduksi limbah dapur setelah 8-24 jam degradasi mencapai lebih dari 90%, dan tingkat residu kurang dari 10%. Dilengkapi dengan "mesin pembuat pupuk sekali klik", limbah diubah menjadi larutan nutrisi yang memenuhi standar pupuk cair dari Pusat Sumber Daya Organik Hong Kong. Limbah ini dapat langsung digunakan untuk penghijauan komunitas atau dikumpulkan oleh warga, sehingga mencapai "sirkulasi dalam gedung".

Efektivitas pengurangan karbon: data menghiasi buku besar hijau
Menurut perhitungan, satu alat dapat mengolah 73 ton sampah dapur per tahun, yang secara signifikan dapat mengurangi emisi karbon dari pengangkutan sampah sekunder. Pupuk cair yang dihasilkan dapat menggantikan pupuk kimia dan mencapai pengurangan karbon tambahan, setara dengan menanam ratusan pohon hijau.

640.jpg

Nilai Sosial: Dari Pendidikan Lingkungan Hidup hingga Pemberdayaan Masyarakat

Sebagai pembawa inti dari "Program Percontohan Daur Ulang Sampah Dapur" dari Dana Pengembangan Pendidikan Lingkungan Hongyi, proyek ini secara mendalam mengintegrasikan fungsi pendidikan:
Kunjungan interaktif: Tampilan proses penguraian sampah secara langsung melalui layar sentuh digital dan kabin transparan, membuat "mengubah sampah menjadi harta karun" menjadi nyata dan dapat dirasakan;
Lokakarya Warga: Mengadakan lokakarya "Mengolah Sampah Dapur Menjadi Tanaman Hijau" secara berkala, di mana warga dapat membawa kulit buah dan daun sayur mereka sendiri untuk merasakan pemupukan di tempat dan menukarnya dengan tanaman hijau;
"Ini bukan hanya perangkat pemrosesan, tetapi juga 'pusat hijau' yang memicu perubahan perilaku," kata penanggung jawab Dana Pengembangan Pendidikan Lingkungan Hongyi.

640 (1).jpg

Tata Letak Internasional: Dari Hong Kong ke Ekologi Perkotaan Global

Proyek ini telah memverifikasi kelayakan 'rencana pembuangan sampah komunitas perkotaan berdensitas tinggi', ujar pemimpin proyek Nanda Environmental Protection. Sampah dapur bukanlah akhir dari makanan, melainkan titik awal ekonomi sirkular. Ke depannya, Nanda Environmental Protection akan terus memperdalam strategi "standardisasi teknologi + kustomisasi skenario", bersama-sama membangun ekosistem perkotaan rendah karbon dengan mitra global, dan membantu setiap kota mengembangkan pohon keterampilan "penyembuhan diri"-nya.